Imunisasi Campak Rubella Dipercepat Hingga Akhir September 2022

Thehok.id – Dinas Kesehatan Provinsi Jambi akan melakukan percepatan Imunisasi Campak Rubekka hingga akhir September 2022. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi jambi, Dr. Fery Kusnadi. Sp.OG, dalam rapat pelaksanaan Bulan Imunisasi Nasional ( BIAN) bersama TP PKK Provinsi Jambi, Sabtu (17/9/2022).

Pelaksanaan rapat dihadiri Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Kabid Yankes, Kabid P2 Dinas Kesehatan, TP Penggerak PKK provinsi Jambi dan jajaran, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Dinas Kenaga Kerjaaan Provinsi Jambi, Dina Kesehatan Kota Jambi, Dinas Pendidikan Kota jambi, Kabid dan mitra pembangunan Unicef. Sedangkan secara online hadir PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota se Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi jambi, Dr. Fery Kusnadi. Sp.OG, mengatakan bahwa butuh gerakan kolektif dari Dinas Kesehatan, para Camat, Kemenag dan Dinas Pendidikan kabupaten/Kota untuk percepatan Imunisasi Campak Rubella hingga akhir bulan ini.

“Saya yakin Kota jambi dan Kabupaten Merangin dapat memanfaatkan waktu – waktu sisa ini untuk mengungkit cakupan imunisasi Campak Rubella” ungkap Fery.

Fery juga menambahkan bahwa apresiasi yang tinggi untuk tenaga Kesehatan di Puskesmas dan Kabupaten kota se Provinsi jambi ditengah keterbatasan dana dan beban kerja yang menumpuk tapi bisa melaksanaan imunisasi Campak rubella di momentum BIAN dengan baik.

“Kadis Pendidikan dan kanwil Kemenag kembali untuk dapat mengarahkan kembali kepala sekolah baik TK, SD/MI maupun SMP/ MTS untuk dilaksanakan imunisasi campak di sekolah, bagi siswa yang belum dapat imunisasi campak ini, nanti tim Puskesmas akan bergerak untuk menyisir,“ tutup Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Fery Kusnadi.

Capaian Campak Rubella Provinsi Jambi hingga 16 September 2022 adalah 73.3 % urutan ke 3 Nasional untuk BIAN tahap 1 namun jauh dari target yang ditentukan 85 %.

Konsultan Imunisasi Unicef untuk Provinsi jambi, Yulizar kasma mengatakan bahwa ada komunikasi yang harus kita semua perbaiki terkait Imunisasi Campak Rubella, ketika berhadapan dengan masyarakat seperti tidak menggunakan kata vaksin MR.

“Kita gunakan diksi imunisasi campak agar mudah dipahami masyarakat sehingga orang tua tidak berfikir bahwa imunisasi ini campak barang baru, “ ungkap Yulizar.

Yulizar juga menyampak bahwa sampai hari ini sudah 565.651 anak yang di Imunisasi Campak di Provinsi Jambi tidak ditemukan adanya yang demam atau lainnya.

“Alhamdulillah, imunisasi campak ini KIPInya sangat ringan, tidak ada anak yang demam sampai saat ini, jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan, pada dasarnya kita berharap orang tua yang melarang anaknya di imunisasi paham bahwa dengan imunisasi itu untuk melindungi para anak, maka juga ibu hamil akan terlindungi di Provinsi jambi “ Tutup Yulizar kasma. (red)

Sumber : ampar.id

Komentar