Dinkes Merangin Temukan 8 Kasus HIV Baru : Ada yang Sampai Meninggal -->

Dinkes Merangin Temukan 8 Kasus HIV Baru : Ada yang Sampai Meninggal

Jumat, 07 Januari 2022

Foto/ilustrasi

 

Thehok.id - Dinas Kesehatan atau Dinkes Merangin menemukan 8 kasus Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Sindrom ( HIV/ AIDS) baru pada tahun 2021. Dari 8 kasus tersebut salah satunya meninggal dunia.

Selain itu, Dinkes Merangin juga mencatat jumlah kasus HIV/AIDS yang ada. Totalnya seluruhnya mencapai 69 kasus.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Merangin, drg. Sony Propesma, melalui Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Haris Nurdin, pihaknya masih terus melakukan pelacakan kasus baru HIV/AIDS. Ini dilakukan, guna mengantisipasi penularan dan pengendalian.  
"Pelacakan kasus baru HIV/AIDS merupakan upaya untuk mengantisipasi dan mengendalikan penyakit menular langsung di Kabupaten Merangin. Ada 69 kasus sampai 2021 lalu. Diantaranya Delapan kasus baru ditemukan selama 2021,"katanya,  Jumat (7/1/2022). 

Disebutkan Haris, delapan kasus baru tersebut semuanya ditemukan di rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko. Kasus ini ditemukan saat mereka berobat kemudian dilakukan scan dan terindikasi HIV.

"Ada juga beberapa orang dari kesadaran sendiri untuk ke rumah sakit. Kalau untuk di Puskesmas sampai akhir tahun tidak ada kita temukan,"sebutnya.

Meski begitu, Kasus HIV/AIDS tahun 2021 menurun dari tahun 2020. Pada tahun 2020 lalu sebanyak 18 kasus, sedangkan di tahun 2021 sebanyak 8 kasus.

"Yang meninggal dunia tahun 2020 sebanyak empat orang, kemudian 2021 satu orang ibu hamil meninggal dunia," ujarnya. 

Untuk itu dirinya mengimbau, jika seseorang mengalami ciri - ciri yang mirip dengan penyakit HIV agar segera melakukan konsultasi kepada dokter atau klinik terdekat, karena jika terlambat penyakit ini akan dengan cepat menyebar ke seluruh sistem tubuh.

"Penyakit ini macam-macam. Ada yang 10 tahun baru muncul. Jadi sebelum terlambat silahkan cek, karena cek penyakit ini gratis tanpa dipungut biaya. Tanda-tandanya, misal anda sering sakit, usai melakukan hubungan terlarang, berat badan menurun dan lain sebagainya. Segera periksa, agar kita bisa lakukan antisipasi agar tidak menular,"tandasnya.(ika)
Sumber : jambiseru.com

Tags