Akhirnya Polisi Tetapkan Sopir Bus Family Raya Jadi Tersangka

Akhirnya Polisi Tetapkan Sopir Bus Family Raya Jadi Tersangka

Selasa, 28 Desember 2021

 

Mobil Pickup yang ringsek usai tertabrak bus Family Raya. (foto/ist)


Thehok.id – Polres Merangin akhirnya tetapkan sopir bus Family Raya jadi tersangka. Status tersangka ini diberikan setelah polisi melakukan penyelidikan terkait kasus laka maut yang terjadi di Merangin pada Sabtu (25/12/201) lalu.

Dikatakan Kasat Lantas Polres Merangin, Iptu Sudiharsono, bahwa Mohamad Kadafi (21), sopir bus Family Raya telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya, untuk status sopir bus Family Raya sudah kita tetap sebagai tersangka," jelas Sudiharsono, Selasa (28/12/2021).

Seperti diberitakan Jambiseru.com (media partner Thehok.id) sebelumnya, terjadi kecelakaan maut yang menelan 4 korban jiwa pada Sabtu siang. Kecelakaan terjadi antara mobil bus HINO Family Raya dengan nopols BH 7787 FE dengan Mobil Carry Pickup dengan Nopol BG 8474 EJ.

Mobil bus Family Raya dikemudikan oleh Mohamad Kadafi, warga Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Bus itu melaju dari arah Bangko tujuan Bungo. Sedangkan Mobil Suzuki Carry Pickup dikemudikan Yongki Ferdiansah (35), Warga Dusun Sungai Tebal Desa Nilo Dingin Kecamatan Lembah Masurai.

Saat kecelakaan, mobil pickup tersebut tengah membawa penumpang 4 orang penumpang, yang merupakan istri dan anak serta ponakan Yongki.

Saat Mobil Bus Hino Family Raya tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba hilang kendali dan ban sebelah kiri turun dari badan jalan sebelah kiri. Guna kembali ke dalam jalur lintasa, sopir bus lantas membanting setir ke kanan untuk naik kembali ke badan jalan.

Namun akibat tindakannya tersebut, diduga mobil justru makin hilang kendali. Sehingga saat mobil pick dari lawan arah melintas langsung ditabrak oleh mobil bus tersebut. Akibat tabrakan tersebut, mobil pickup terdorong hingga keluar badan jalan.

Diketahui akibat insiden maut tersebut, 3 penumpang meninggal dunia di tempat. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan ke Jambi untuk mendapat perawatan.

Korban yang meninggal yaitu Yongki Ferdiansah (35) sopir carry pickup, Viona (14) Vanesa (10) dan Vania (4), dan Lia Febriani (33) satu-satunya korban selamat dalam kejadian nahas tersebut.(ika)

Sumber : jambiseru.com

Tags